Wednesday, December 12, 2007

KERJA (SERABUTAN) SAYA

Selama hidup, memang saya berusaha belajar tentang banyak hal baru, karena didorong oleh rasa ingin tahu, rasa ingin bisa dan ingin mandiri. Nah, ini pula yang membuat pekerjaan saya jadi serasa serabutan, karena maaf-maaf saja, ternyata beberapa pengalaman hidup saya Alhamdulillah bermanfaat bagi orang-orang di sekitar saya, baik di rumah atau di kantor sekalipun.
Contoh kecil saja, saat saya duduk di bangku SD, Ibu kebetulan membuka usaha jasa foto kopi dan penjilidan di Semarang, tepatnya di kawasan Jl Singosari (dekat kampus UNDIP). Nah, karena saat itu Ibu tidak mampu membayar pekerja, maka sayalah yang setiap hari membantu mengerjakan semua itu. Mulai dari memfotokopi, menjilid sampai ngelembur pekerjaan borongan dari kantor-kantor sekitar rumah ataupun mahasiswa. Sejak saat itu, saya mahir sekali mengerjakan hal-hal teknis, kadang sedikit "sok tahu" juga dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan ini, karena itu rasa PD saya mulai tumbuh dan inilah saya yang sekarang. Mantan tukang foto kopi yang sudah menjadi pegawai negeri LIPI. Dan kepiawaian saya sempat tertangkap sepasang mata teman saya (orang perpustakaan.red) yang ketika itu melihat saya sedang asyik memainkan tumpukan kertas ukuran folio yang akan dimasukkan ke dalam mesin foto kopi. Karena kebiasaan jaman dulu, kalau kertas baru dibuka kemasannya, maka wajib "dioprek-oprek" supaya tidak lembab dan supaya tidak menyebabkan "paper jam" di mesin.
Komentar teman saya itu begini :

"Wah, Ken kok kamu lincah banget kayak tukang foto kopi aja..." si Bapak itu nyeletuk.
"Emang dulu saya kerja di tempat foto kopi kok Pak...!" sambil melotot hehehe

Nah, tadi ini, bapak-bapak yang lain, dengan santainya, masuk ke ruangan saya trus bilang begini:

"Dik Ken, itu tolong, mesin foto kopinya kok gak bisa ya??? Coba di liat ya..."

Dalam hati, saya cuman bilang "Pak.....pak...gak liat saya lagi sibuk(ngeblog) hehehe???"
Tapi,karena cuman dalam hati aja, makanya dia gak denger...
Ya udah, langsung saya ikuti dia, turun ke lantai 1 menuju ruang perpustakaan, dan Bismillah, saya buka tutup mesinnya dan saya tutup, saya buka, saya tutup, hahahahaha, akhirnya ketahuan kalau paper jam gitu, dan akhirnya mesin sudah kembali normal....*saya cuman senyam senyum* sambil bilang "Pak, itu paper jam tadi..."

Hehehe memang saya ini suka banget ngutak-utik barang elektronik juga pada dasarnya, jadi yah dinikmati aja...
Cuman jangan sering-sering ya Pak... kan job desk saya bukan tukang foto kopi atau teknisi hehehe

5 comments:

Anonymous said...

wah ga nyangka, mantan tukang fotocopy toh. kenapa ga sekalian buka service mesin fotocopy ajah?? ^_^

Anonymous said...

Ken, hanya satu kata untukmu...YUKKK!!!

--noel--
http://profilku-blog.blogspot.com

unai said...

kebayang jajr jarimu nan mungil itu mengoprek oprek kertas baru yang tajam...hihi bahasaku njelei. Misyu jenggg

Anonymous said...

mbak, kameraku kok rusak ya...
hehehhe... peace... ^_^v

v1rzh4 said...

hihihi...

klo aku di kantor jadi tukang scan,
mbak.. :p